Kenalilah Jenis Bunga yang Bisa Dikonsumsi untuk Teh

Kenalilah Jenis Bunga yang Bisa Dikonsumsi untuk Teh – Seperti yang kebanyakan kita ketahui bahwa bunga merupakan salah satu tubuhan yang biasa di gunakan sebagai hiasan di dalam ataupun di luar rumah. Bunga sering kali digunakan sebagai penghias halaman rumah atau penghias makanan (edible flower). Selain itu, ternyata bunga juga bisa dinikmati sebagai minuman, seperti teh. Mungkin selama ini orang hanya mengenal teh yang dibuat dari daun camellia sinensis atau teh bunga melati dan bunga rosella. Nyatanya, berbagai negara di luar sana telah menggunakan beberapa jenis bunga untuk diolah menjadi teh.

Kenalilah Jenis Bunga yang Bisa Dikonsumsi untuk Teh

1. Bunga sakura
Jepang memang terkenal dengan bunga sakura yang cantik. Warga Jepang juga sangat menggemari jenis bunga flower satu ini. Maka dari itu, Jepang membuat teh herbal dengan bunga sakura. Teh ini disebut sebagai sakurayu atau sakura-cha.

Sakurayu dibuat dengan jenis sakura yae (sakura yang memiliki kelopak ganda) atau oshima sakura (bunga yang paling harum). Sakura juga harus dipanen di pertengahan hingga akhir musim semi, dimana bunga sakura benar-benar bermekaran.

Rasa yang diciptakan oleh sakurayu ini cukup unik. Tehnya memiliki sedikit rasa asin dan asam karena proses pembuatan sakuraya yang harus direndam oleh air garam dan cuka plum. Sakuraya diklaim dapat mempercantik kulit dan menangkal radikal bebas.

2. Bunga lavender
Selama ini bunga lavender dikenal sebagai penangkal nyamuk. Namun, ternyata bunga lavender juga bisa dikonsumsi sebagai teh. Biasanya jenis lavender yang digunakan adalah lavender Inggris atau lavandula angustifolia. Teh lavender dikenal memiliki rasa yang cukup kuat, maka tidak perlu menuangkan banyak dried lavender di dalam teh.

Teh yang berasal dari bunga lavender ini memiliki banyak manfaat. Ekstrak dalam teh bunga lavender dapat menenangkan saraf, membuat tidur lebih nyenyak, mempercantik kulit, meringankan sakit perut dan sebagainya.

3. Bunga passiflora atau passionflower
Passion flower atau passiflora merupakan tanaman asli Amerika Serikat bagian tenggara dan Amerika Tengah dan Selatan. Passiflora biasa digunakan untuk mengatasi insomnia, dan gangguan kecemasan. Dari berbagai jenis bunga passiflora, passiflora incarnate merupakan jenis bunga yang cocok untuk dikonsumsi menjadi teh.

Teh passiflora memiliki rasa yang ringan dengan aroma grassy earthiness. Jika terasa terlalu pahit, teh yang terbuat dari passiflora bisa ditambahkan dengan madu alami.

Ide Desain Rooftop untuk Nongkrong

Ide Desain Rooftop untuk Nongkrong – Saat ini sudah semakin banyak orang yang mengisi waktunya untuk nongkrong bersama dengan teman atau keluarga. Rooftop adalah area datar yang berada pada bagian paling atas bangunan. Biasanya, setiap gedung memiliki rooftop, tetapi tidak untuk semua rumah. Hanya beberapa rumah saja yang memiliki rooftop pada lantai paling atasnya. Namun, fungsi rooftop sekarang sudah bergeser. Jika dulu rooftop cenderung sebagai tempat yang jelek, penuh dengan lumut, kerak, dan lantai semen yang pecah-pecah karena terpapar matahari secara terus-menerus, sekarang rooftop justru dirancang sedemikian rupa dengan desain yang menarik. Rooftop bisa disulap menjadi sebuah taman, kolam renang, dan tempat nongkrong yang asyik.

Ide Desain Rooftop untuk Nongkrong

1. Tempat Nongkrong Rooftop dengan Dua Kursi Malas
Meletakkan dua kursi malas di atas rooftop home adalah ide yang sangat cemerlang. Namun, sebaiknya pilih kursi malas dengan bahan rotan sintetis agar tidak mudah lapuk karena paparan matahari secara terus menerus.

2. Tempat Nongkrong Rooftop dengan Kolam Renang
Siapa bilang kolam renang hanya bisa dibangun di lantai dasar. Anda juga bisa membuat kolam renang di rooftop agar dapat bersantai dengan pemandangan yang luar biasa.

3. Tempat Nongkrong Rooftop dengan Kursi Beton
Duduk-duduk cantik di sore hari dengan keluarga sambil menikmati teh manis akan terasa makin menyenangkan jika ada kursi beton di atas rooftop.

4. Tempat Nongkrong Rooftop dengan Taman Terbuka
Membangun taman di rooftop berarti Anda harus mengangkut beberapa tanah dari bawah ke atas. Karena lapisan tanahnya tidak terlalu tebal, jangan menanam pohon besar di taman rooftop ya.

5. Tempat Nongkrong Rooftop dengan Skylight
Skylight merupakan konsep jendela kaca pada bagian atap. Tujuannya agar ruangan di bawahnya menjadi lebih terang. Jika skylight di rumah Anda tidak dapat dipijak, pastikan ada pembatas agar orang lain tidak berdiri di sana.

6. Tempat Nongkrong Rooftop dengan Atap Kaca
Jika menginginkan tempat nongkrong rooftop dengan ruangan tertutup tetapi masih bisa melihat pemandangan di sekelilingnya, gunakan saja ruangan dengan atap kaca.

7. Tempat Nongkrong Rooftop dengan Dek Kayu
Tempat nongkrong rooftop yang terakhir menggunakan dek kayu pada bagian lantainya. Selain menambah estetika tersendiri, lantai kayu juga bisa Anda gunakan sebagai tempat untuk melakukan senam yoga dan olah raga lainnya. Karena terpapar sinar matahari secara terus-menerus, terutama pada siang hari, perabotan seperti kursi santai yang Anda letakkan di sana akan mudah usang. Oleh karenanya, gunakan perabotan dengan material yang tahan cuaca.

Tips Solo Traveling

Tips Solo Traveling – Saat ini sudah semakin banyak orang yang merasa bosan ketika berada di rumah dan menginginkan untuk berlibur bersma bersama dengan orang lain atau bahkan untuk menyendiri. Sering berlibur bersama keluarga atau banyak teman, kadang membuat perempuan kurang melatih insting kemandiriannya. Hal tersebut mungkin disebabkan karena semua sudah ditentukan oleh schedule yang telah dibuat bersama keluarga atau teman-teman.

Kemungkinan terjadinya tindak kejahatan pun jauh lebih rendah jika selalu bepergian bersama keluarga atau teman-teman karena sudah saling mengenal satu sama lain.

Meski sering libur bersama, kadang perempuan pun ingin sesekali merasakan solo traveling. Bukan begitu ladies?

Tips Solo Traveling

1. Lakukan research destinasi wisata yang dituju
Sebelum berpergian, kamu diwajibkan untuk mencari tahu lokasi destinasi yang akan kamu datangi dengan browsing sebanyak-banyaknya mengenai destinasi wisata yang dituju, tingkat keamanannya, akses transportasi, destinasi wisata, budaya dari tempat tersebut, dan lain sebagainya.

Tujuannya agar kamu bisa punya gambaran lebih jelas dengan destinasi wisata tersebut dan kamu bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum mendatanginya.

2. Berpakaianlah yang nyaman saat solo traveling
Jika kamu ingin solo traveling, disarankan untuk memakai pakaian yang tidak terlalu mencolok dan nyaman dikenakan terutama apabila kamu sering melakukan aktivitas di luaran.

Sesuaikan juga aksesoris dengan pakaian yang kamu kenakan. Jangan berlebihan memakai aksesoris perhiasan agar perjalanan solo traveling kamu tidak mengundang aksi kejahatan.

3. Bawalah tas sesuai kegunaan perjalanan solo traveling kamu
Disarankan jika solo traveling bawalah satu tas besar dan satu tas kecil. Tas besar digunakan untuk menyimpan pakaian, perlengkapan kebersihan tubuh, dan beberapa dokumen. Khusus untuk dokumen penting, jangan lupa untuk mem-fotokopi sebelum menyimpan semuanya di tas besar ya ladies.

Lalu tas kecil digunakan untuk menyimpan tissue, paspor, ticket, dompet, dan parfum spray yang bisa dimanfaatkan untuk alat keamanan jika kamu merasa tak aman.

4. Belajar untuk mengatasi kepanikan saat melakukan solo traveling. Don’t be panic!
Jika sedang berada di tempat keramaian seperti airport, stasiun kereta, pelabuhan, atau terminal bus, usahakan untuk jangan panik ya. Tarik napas panjang dan usahakan untuk santai.

Dengan pembawaan yang santai serta tidak menunjukkan kepanikan, akan membuat kamu terhindar dari pelaku kejahatan yang mengincar para solo traveling dengan cara menghipnotis.